KOENTJARANINGRAT DAN INTEGRASI NASIONAL INDONESIA: SEBUAH TELAAH KRITIS

Heddy Shri Ahimsa-Putra(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Dalam artikel ini penulis membahas pemikiran Koentjaraningrat mengenai masalah integrasi nasional, mulai dari awal karir beliau sebagai ahli antropologi, hingga masa pensiunnya. Penulis mengidentifikasi tiga tahap perkembangan pemikiran Koentjara-ningrat mengenai integrasi nasional di Indonesia. Tahap pertama adalah tahun 1970an, yang merupakan masa awal perkembangan pemikiran beliau. Penggunaan konsep-konsep lebih untuk memenuhi keperluan deskripsi daripada analisis. Tahap kedua ada-lah tahun 1980an, ketika Koentjaraningrat mulai lebih analitis dalam memahami masa-lah integrasi nasional, dan identifikasi masalah-masalahnya menjadi lebih tajam dan rinci. Tahun 1990an merupakan tahap perkembangan terakhir, di mana Koentjaraning-rat menggunakan perspektif yang lebih komparatif dan makro untuk memahami feno-mena integrasi nasional. Paparan di sini merupakan hasil kajian pustaka dengan meng-gunakan metode content analysis.

Keywords


integrasi nasional; kebudayaan; Koentjaraningrat; Indonesia

References


Ahimsa-Putra, H.S. 1991. “

__________. (1999a). Kemajemukan Budaya, Demokrasi, Komunikasi dan Integrasi Nasional. Makalah seminar nasional “Public Relations Untuk Partai Politik”, AKINDO, di Yogyakarta, 10 April.

__________. (1999c). Pluralitas, Demokratisasi dan Integrasi Nasional. Makalah dalam Internship Ketahanan Nasional, Program Studi Ketahanan Nasional, Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 7 Oktober.

__________. (2002b). “Pluralitas Budaya dan Kekerasan Massal: Adakah Hubungan nya?” dalam Integrasi, Moral Bangsa dan Perubahan, Sumijati As dkk (eds.). Yogyakarta; Sinergi Press.

__________. (2007). Kemajemukan Budaya di Indonesia: Bagaimana Menyikapinya?. Makalah seminar “Peran Pemuda Nusantara Menyikapi Pluralitas Budaya Daerah Untuk Kelestarian Budaya Bangsa” diselenggarakan oleh IKPMD Indonesia Yogyakarta, di Yogyakarta, 24 Februari.

__________. (2008). Pluralism without Multiculturalism. Makalah konferensi internasional “Towards An Inclusive Democratic Indonesian Society” diselenggarakan oleh Universitas Atma Jaya, di Yogyakarta, 18-19 Juli.

__________. (2009). Dari Plural ke Multikultural: Tafsir Antropologi Atas Masyarakat Indonesia. Makalah lokakarya “Multikulturalisme dalam Pembangunan di Indonesia”, diselenggarakan oleh Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, di Yogyakarta, 12 Agustus.

__________. (2013). ”Budaya Bangsa, Jati Diri dan Integrasi Nasional: Sebuah Teori”. Jejak Nusantara. Edisi Perdana. Tahun I : 6-19.

__________. (2015). Membangun Multikulturalisme dan Membangun Indonesia. Makalah disampaikan dalam seminar nasional “Multikultur Pendukung Pembangunan Nasional”, diselenggarakan oleh Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas, Negeri Gorontalo, di Gorontalo, 18 Nopember.

Furnival, J.S. (1939). Netherlands India. Cambridge: Cambridge University Press.

Koentjaraningrat. (1969). Arti Antropologi untuk Indonesia Masa Ini. Djakarta: LIPI

__________. (1971). “Kata Pengantar” dalam Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Koentjaraningrat (ed.). Jakarta: Djambatan.

__________. (1974). Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

__________. (1982). “Lima Masalah Integrasi Nasional” dalam Masalah-Masalah Pembangunan: Bunga Rampai Antropologi Terapan, Koentjaraningrat (peny.). Jakarta: LP3ES.

__________. (1993). Masalah Kesukubangsaan dan Integrasi Nasional. Jakarta: UI Press.


Article Metrics

Abstract view : 73 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING PARTNERS:
ISJD

SPONSORED BY:

Web
Analytics View My Stats