PEMUDA, BELAH DAN SOLIDARITAS: KAJIAN MODEL SOLIDARITAS ANAK MUDA GAYO

Agung Suryo Setyantoro(1), Setiadi Setiadi(2*), Nur Rosyid(3),


(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Tulisan ini membahas bagaimana pemuda Gayo berhadapan dengan signifikansi belah, salah satu dari beban kultural, yang menopang dalam bertindak di lingkungan masyarakatnya. Fokus dari penelitian ini ialah bagaimana belah menjadi faktor penggerak anak muda Gayo dalam beraktivitas sosial di kampungnya. Hal ini menarik karena ditengah makin mencairnya sekat-sekat identitas karena pengaruh kemajuan teknologi dan dorongan sifat materialisme, pemuda Gayo tetap mampu memperlihatkan identitas belahnya sebagai pondasi solidaritas diantara mereka. Kegiatan yang dilakukan bersama oleh para pemuda menjadi sebentuk ruang-ruang pembentukan solidaritas sosial. Belah yang muncul karena hubungan kekerabatan dan memiliki satu ikatan sejarah menjadikannya mudah untuk mengikat dalam satu jaringan dan menjadikannya sebagai modal sosial. Belah juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai bersama kelompok, hal ini yang dipahami sebagai atribut atau sebagai identitas individu dan kolektivitas.

Keywords


belah; pemuda; solidaritas; Gayo

References


Afif, A. (2015). Teori Identitas Sosial. Yogyakarta: UII Press

Ahimsa-Putra, H.S. (2012). “Budaya Bangsa: Peran Untuk Jatidiri Dan Integrasi”. Makalah dalam seminar nasional”Peran Sejarah dan Budaya dalam Pembinaan Jatidiri Bangsa”, diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial - Universitas Negeri Yogyakarta di Yogyakarta, 4 Juli 2012

Alfaqi, M.Z. (2015). “Memahami Indonesia Melalui Prespektif Nasionalisme, Politik Identitas, Serta Solidaritas”. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Th. 28, Nomor 2, Agustus 2015.

Berger, P.L., Thomas Luckmann. (2013). The Social Construction of Reality (terjemahan). Jakarta: LP3ES.

Bowen, J.R. “On The Political Construction of Tradition: Gotong Royong In Indonesia” dalam The Journal of Asian Studies, Vol. 45, No. 3 (May, 1986), pp. 545-561

Bowen, J.R. (1991). Sumatran Politics and Poetics: Gayo History, 1900-1989. New Haven and London: Yale University Press.

Bucholtz, M. (2002). “Youth and Cultural Practice”. Annual Review of Anthropology, Vol. 31 (2002), pp. 525-552 (http://www.jstor.org/stable/4132891,Accessed: 09-02-2018 20:49)

Jones, P, Liza Bradbury & Shaun Le Boutillier. (2016). Introducing Social Theory, Second Edition (terj.). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Field, J. (2016). Social Capital (terj.). Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Fukuyama, F. (2005). Goncangan Besar: Kodrat Manusia dan Tata Sosial Baru (terj.). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Geertz,C. (1992). Tafsir Kebudayaan (terjemahan). Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Hurgronje, C. S. (1996). Gayo Masyarakat dan Kebudayaannya Awal Abad ke-20. Jakarta: Balai Pustaka.

Ibrahin, M. dan AR. Hakim Aman Pinan. (2005). Syariat dan Adat Istidat, Jilid 3 Takengon: Maqamammahmuda.

Ibrahim, M. dan AR. Hakim Aman Pinan. (2010). Syariat dan Adat Istidat, Jilid 1. Takengon: Maqamammahmuda.

Melalatoa, M.J. (1982). Kebudayaan Gayo. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Melalatoa, M.J. (1983). “Pseudo Moiety Gayo, Suatu Analisa Tentang Hubungan Sosial Menurut Kebudayaan Gayo”, Disertasi, Universitas Indonesia.

Melalatoa, M.J. (1996). “Pengantar” dalam C. Snouck Hurgronje, Gayo Masyarakat dan Kebudayaannya Awal Abad ke-20. Jakarta: Balai Pustaka.

Mukhlis, (1988). “Belah di Masyarakat Gayo”. dalam Sistem Kekerabatan dan Pola Pewarisan. Jakarta: PT. Pustaka Grafika Kita.

Mukhlis. (1977). “Belah di Masyarakat Gayo: Studi Kasus di Kebayakan”, Kertas Hasil Penelitian. Banda Aceh: Pusat Latihan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial.

Paeni, M. (2003). Riak di Laut Tawar, Kelanjutan Tradisi Dalam Perubahan Sosial di Gayo Aceh Tengah. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia.

Pinan, AR. H.A. (1998). Hakikat Nilai-Nilai Budaya Gayo (Aceh Tengah). Takengon: Pemda Aceh Tengah.

Sulaiman, B, dkk. (1986). Peribahasa dan Pepatah Gayo. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Suzanne N. & Ben White (2012): Intermediate Generations: Reflections on Indonesian Youth Studies, The Asia Pacific Journal of Anthropology, 13:1, 3-20 ( http://dx.doi.org/10.1080/14442213.2012.645796 )


Article Metrics

Abstract view : 53 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 5 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING PARTNERS:
ISJD

SPONSORED BY:

Web
Analytics View My Stats