IMPLEMENTASI ATURAN ADAT TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN: DAMPAKNYA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL PADA KOMUNITAS ADAT KASEPUHAN CISITU

Risa Nopianti(1*),


(1) Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat
(*) Corresponding Author

Abstract


Komunitas adat Kasepuhan Cisitu selama beberapa tahun terakhir ini mengindikasikan terjadinya perubahan, terutama pada cara-cara hidup, kondisi fisik lingkungan hutan, dan budaya. Hal ini terjadi karena masyarakat Kasepuhan Cisitu diperkenankan untuk mengelola hutan tutupan, yang memiliki sumberdaya alam melimpah berupa pertambangan emas. Hal yang menarik dari penelitian ini adalah bagaimana bisa aturan adat memperbolehkan masyarakatnya mengeksploitasi hutan tutupan, yang dipercaya masyarakat sebagai hutan terlarang untuk dieksploitasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam. Penelitian ini menemukan bahwa ada keterkaitan yang cukup erat antara perubahan sosial yang terjadi pada komunitas adat Kasepuhan Cisitu dengan kegiatan masyarakat melakukan penambangan dan pengelolaan lingkungan hutan tutupan. Hal ini terjadi karena adanya aturan adat yang mendukung masyarakat untuk memanfaatkan lahan hutan tutupan yang terlanjur terkena dampak pertambangan, supaya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Perubahan sosial ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar pada perubahan aturan adat yang selama ini dianut oleh komunitas adat Kasepuhan Cisitu.

____________________________________________________________

Kasepuhan Cisitu communities over the last few years indicate a change, especially in the ways of life, the physical condition of the forest environment, and culture. This happens because people Kasepuhan Cisitu allowed to manage a forest reserve, which incidentally has abundant natural resources such as gold mining. The interesting thing about this study is how can the customs rules allow people to exsploiting tutupan forest, that trusted as the forbidden forest to exploited. This study used a qualitative descriptive method by using indepth interviews. The study found that there was sufficient connection between social changes that occur in indigenous communities Kasepuhan Cisitu with community activities mining and environmental management of the forest reserve. This occurs because of the customary rules for communities to utilize tutupan forest are already affected by mining, in order to provide benefits to the community. This social change also has a considerable influence on the change of customary rules that have been adhered to by the traditional community of Kasepuhan Cisitu.


Keywords


custom rules; social change; enviromental management; Kasepuhan Cisitu

References


Iskandar, J., (2001). Manusia, Budaya dan Lingkungannya. Bandung: Humaniora Utama Press.

Mariane, I., (2014). Kearifan Pengelolaan Hutan Adat.Bandung: Rajawali Press.

Muhammad, A., (2015). ISBD Materi 4 dikases dari http://adaml5156.web.unej.ac.id/2015/09/23/isbd-materi-ke-4/ Tanggal 3 Januari 2016.

Rosidi, A., (2011). Kearifan Lokal; Dalam Perspektif Budaya Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Rosyadi, dkk., (2005). Peranan Leuit dalam Kchidupan masyarakat Kasepuhan Cisungsang di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak Banten. Laporan Penelitian. Bandung: Balai Kajian SejarahdanNilai Tradisional Bandung.

Saryono, (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Soekanto, S., (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Edisi 1 Cetakan 44. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Soemarwoto, O., (1994). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.

Soemarwoto, O., (1999). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Cetke-9.Yogyakarta: Gadjah Mada UniversityPress.

Senoaji, G., (2010). Dinamika Sosial dan Budaya Masyarakat Baduy dalam mengelola Hutan dan Lingkungan Bum/ Lestari. Vol.10 No.2 Tahun 2010. Hlm 302-310.

Senoaji, G., (2011). Perilaku Masyarakat Baduy dalam Mengelola Hutan, Lahan, dan Lingkungan di Banten Selatan . Jurnal Humaniora Vol. 23 No. 1 tahun 2011, him. 1-15.

Sztompka, P., (2011). SosiologiPerubahan Sosial.Jakarta: Prenada.

"Masyarakat Adat Cisitu". diakses dari https://sites.google.com/site/nimusinstitut/masyarakat-adat-cisitu. Tanggal 19Agustus 2015, Pukul 10.55 WIB.


Article Metrics

Abstract view : 161 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING PARTNERS:
ISJD

SPONSORED BY:

Web
Analytics View My Stats