POTRET PENGUSAHA KERAJINAN KUNINGAN DI BEJIJONG MOJOKERTO

Isni Herawati(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengusaha kuningan memperoleh bahan baku kuningan, proses produksinya, hasil yang diperoleh, dan pemasaran hasil supaya kerajinan itu tetap eksis di pasaran. Dalam tulisan ini menampilkan 2 pengusaha kerajinan kuningan di Bejijong, Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, pengamatan, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian terungkap bahwa cara memperoleh bahan baku, proses produksi, hasil produksi, pemasaran dari kedua pengusaha kerajinan kuningan itu semuanya dapat terealisasi dengan baik. Sebagai bukti bahwa kerajinan kuningan di Bejijong tetap eksis sampai sekarang justru pasarannya yang terbesar adalah di Eropa dan sekitarnya. Pemasaran dapat sampai ke mancanegara dengan melalui perantara artshop-artshop yang ada di Bali, bahkan dengan melalui internet dan SMS. Pengusaha juga aktif melakukan terobosan-terobosan baru dan membuat jaringan dengan pihak luar.

This research aims to observe how the craftsmen get the raw brass materials, how they do the production, the end product of brass, and the market of the product, this article portrays 2 brass craftmens from Bejijong, Mojokerto, the research was conducted with qualitative approach by doing direct interview, direct observation and literature review, the result of the research reveals that the access to raw materials, the production process, the product and it's marketing from both the craftsmen have great realization, as the proof that the brass craft products from Bejijong, Mojokerto have existence in the market until today, the largest market from these crafts is Europe, they use art shops in Bali to reach international market, even by using internet and text messages, to expand the market and the revenue, these craftsmens also active in finding new innovations and make new net workings with international market.


Keywords


brass craftsmen; Bejijong; technology

References


Anggraeni, 1990/1991.“Tinjauan Etniarkeologis Fungsi Peralatan dari Tembaga dalam Rumah Tangga Jawa”Laporan Penelitian,Yogyakarta; Fakultas sastra UGM.

Hardyastuti, S dan Bambang, H., 1991. Pekerja Wanita Pada Industri Rumah Tangga Sandang di Provinsi DIY; Yogyakarta: Pusat Penelitian Kependudukan UGM.

Haryadi dkk.,1998. Tahap Perkembangan Usaha Kecil, Bandung;AKATIGA.

Herawati, I., 2002 a.“Potret Usaha Tenun Tradisional Pedan”, Patra-Widya Vol. 3 No. 1, Maret.Yogyakarta; Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.

--------------------, 2002 b.“Prospek Kerajinan Agel di Desa Salamrejo, Kulon Progo”, Patra Widya Vol.3 No. 4, Desember, Yogyakarta; Badan pengembangan kebudayaan dan Pariwisata.

---------------------, 2012.“Industri Mebel Rumah Tangga di Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan Jawa Timur”, Patrawidya Vol. 13 No. 2, Juni. Yogyakarta ; Balai pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Kompas,2012. “Perajin Cor Kuningan dan Perunggu Bangkit”, Kompas Kilas Ekonomi halaman 14.

____________, 2013. “Usaha Kerajinan Bejijong, Denyut Nadi Perajin Cor Kuningan dan Perunggu”, Kompas Nusantara 8 Mei; halaman 37.

Koentjaraningrat, 1990. Sejarah TeoriAntropologi II, Jakarta:UI Press.

Marjanto, D. K., 2010. “Pengembangan Strategi Industri Budaya Kerajinan Batu Alam di Kabupaten Gunung Kidul”, Patrawidya Vol. 11. No. 1. Maret. Yogyakarta; Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Mojokerto blog. Com/2012/05/11. Kerajinan-Kuningan Lokal Mojokerto. Diunduh tanggal 11 mei 2012.

Raharjana, T. D., 2003.“Siasat usaha Kaum Santri : Ekonomi Moral dan Rasional Dalam Usaha Konfeksi di Mlangi, Yogyakarta”, dalam Ekonomi Moral , Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di Jawa Penyunting Heddy Shri Ahimsa Putra. Yogyakarta: Kepel Press.

Raharjo, Dawam, 1976. “Peranan Industri Kecil Dalam Pembangunan Ekonomi”, Prisma 5 (12); Jakarta: LP3ES.

Sadoko, I., dkk., 1995. Pengembangan Usaha Kecil: pemihakan Setengah Hati, Bandung: AKATIGA.

Sarmini, 2003. “Politik Usaha Pengusaha Islam: Kiat manipulative Dalam Industri penyamakan Kulit di Magetan, Jawa Timur”, dalam Ekonomi Moral, Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di Jawa penyunting Heddy Shri Ahimsa putra Yogyakarta: Kepel Press.

Saleh, I.A., 1986. Industri Kecil: Sebuah Tinjauan dan Perbandingan, Jakarta: LP3ES.

Sumardi, 2000.“Peranan Industri Keramik Dalam Kehidupan Rumah Tangga Di Desa Panjangrejo kecamatan Pundong Kabupaten Bantul”, Patra-Widya Vol. I . No. 3 September;Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sumijati, dkk., 2001. Jawa Tengah: Sebuah Potret Warisan Budaya, Yogyakarta; Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jateng dan jurusan Arkeologi FIB UGM.

Sumintarsih, 2003.“Siasat Resiprositas dan Usaha Kerajinan Agel di Kulon Progo”, dalam Ekonomi Moral Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di jawa Penyunting Heddy ShriAhimsa Putra.Yogyakarta: Kepel Press.


Article Metrics

Abstract view : 2960 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 37 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING PARTNERS:
ISJD

SPONSORED BY:

Web
Analytics View My Stats